Minggu, 17 Februari 2019

Cara Tepat dan Mudah Mengatasi Mimisan pada Anak


Mimisan pada anak memang sering terjadi dan membuat orang tua khawatir. Berbagai kegiatan melelahkan yang dilakukan membuatnya kemungkinan terjadinya mimisan semakin besar. Kondisi pembuluh darah yang belum tumbuh dengan sempurna membuat akan gampang terkena mimisan. Berikut beberapa cara yang tepat dan mudah dilakukan untuk mengatasi mimisan.

Dudukkan Anak dengan Benar
Ketika mimisan terjadi, sebaiknya Anda meminta si kecil untuk duduk tegak dan sedikit condong ke depan. Posisi ini memudahkan darah untuk keluar dan mencegah masuknya darah ke dalam tenggorokan. Jangan biarkan dia bersandar karena hal ini juga bisa menyebabkan kemungkinan darah mengalir dari hidung ke tenggoorkan atau kerongkongan.

Tekan Pangkal Hidung
Setelah duduk dengan posisi yang tepat, Anda bisa memencet pangkal hidung yang terdiri dari tulang lunak untuk membantu mempercepat pembekuan darah. Tekan dengan lembut serta kekuatan yang stabil, lakukan kurang lebih 5 menit atau hingga darah yang mengalir berhenti. Minta anak untuk bernapas lewat mulut untuk menghindari masuknya darah ke tenggorokan.

Tempelkan Es Batu
Anda juga bisa memanfaatkan es batu untuk membantu proses pembekuan darah pada hidung. Es berguna untuk mengeceilkan pembuluh darah sehingga pendarahan bisa cepat berhenti. Es ini bisa anda tempatkan di area antara dahi dan hidung.

Namun Anda tidak boleh langsung menempelkan es batu pada hidung. Bungkus es dengan kain atau haduk kecil terlebih dahulu untuk menghindari suhu dingin berlebih langsung menyentuh kulit. Kompres ini hanya dianjurkan untuk dilakukan selama 15-20 menit saja.

Gunaan Cuka
Cuka juga bisa digunakan untuk mengatasi mimisan pada anak.  Cuka sari apel bisa membantu menutup dinding pembuluh yang terbuka sehingga pendarahan berhenti. Caranya Anda hanya perlu membasahi kapas dengan cuka dan memasukkannya secara hati-hati ke dalam lubang hidung yang sedang mimisan. Tunggu beberapa menit sampai mimisan berhenti.

Basuh dengan Garam
Mimisan yang disebabkan karena iritasi serta alergi bisa diatasi dengan mudah menggunakan garam dapur. Bahan ini berguna untuk membantu mempercepat proses berhentinya pendarahan. Hal yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan satu sendok teh garam dengan satu cangkir air hangat, setelah itu basuh hidung menggunakan air tersebut.

Jangan Bersin
Selama proses penanganan dan darah belum juga berhenti mengalir dari hidung, mintalah anak Anda untuk tidak bersin atau dengan sengaja berusaha mengeluarkan darah dari hidung. Hal ini malah bisa mengakibatkan mimisan sulit berhenti serta membuat pembuluh yang sudah kering dan menutup terbuka kembali mengeluarkan darah.

Anda pun harus dapat melihat kondisi dengan teliti pasca terjadinya mimisan pada anak Anda. Jika sudah dilakukan pertolongan pertama namun darah tidak juga berhenti atau kondisi anak semakin pucat, segera periksakan ke dokter terdekat. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan informasi lainnya seputar parenting, segera kunjungi orami.co.id.
Share: